Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah, Satu Pasien Meninggal Dunia

Provinsi
Arilyanda Auriza
Arilyanda Auriza
3 minggu yang lalu 10:42 WIB 19x dilihat

Duka kembali menyelimuti dunia pelayaran di Aceh. Salah satu korban insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2, Muhammad Zulfikar, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, setelah beberapa waktu menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Kepergian almarhum menambah daftar korban dalam peristiwa tragis yang terjadi pada 12 Juni 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya korban. General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan yang berat ini.

Sejak terjadinya insiden, ASDP menegaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen memberikan penanganan terbaik kepada seluruh korban. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari koordinasi dengan rumah sakit, pendampingan medis, hingga memberikan dukungan kepada keluarga korban selama proses perawatan, pemulangan jenazah, hingga prosesi pemakaman.

Di samping itu, perusahaan juga menyatakan akan terus mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh instansi berwenang untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. ASDP turut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek operasional sebagai bagian dari upaya memperkuat standar keselamatan dan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurut pihak ASDP, peristiwa ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi perusahaan untuk terus memperbaiki sistem keselamatan, meningkatkan pengawasan operasional, serta memastikan setiap prosedur berjalan sesuai standar yang berlaku. Komitmen tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan.

Kepergian Muhammad Zulfikar menjadi pengingat bahwa setiap kecelakaan transportasi meninggalkan luka yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat luas. Diharapkan seluruh proses investigasi dapat berjalan secara transparan dan tuntas, sehingga penyebab insiden dapat diketahui dengan jelas dan menjadi dasar perbaikan demi keselamatan seluruh pengguna transportasi laut di masa mendatang.

Semoga almarhum Muhammad Zulfikar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin.


Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright Β© 2025 FEDERASI NOTE β€” All rights reserved