Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan keterbukaan pihaknya terhadap pengawasan publik dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis. Dalam pernyataannya kepada awak media, ia mempersilakan masyarakat untuk memviralkan jika menemukan adanya makanan yang tidak layak atau kondisi distribusi yang tidak sesuai standar.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan kualitas program tetap terjaga di lapangan. Ia menekankan bahwa kritik dan laporan dari publik dapat menjadi bahan evaluasi cepat bagi pemerintah.
Namun demikian, ia mengingatkan agar informasi yang dibagikan merupakan kejadian terbaru, bukan dokumentasi lama yang sudah ditangani atau tidak lagi relevan. Penyebaran ulang konten lama, menurutnya, dapat menimbulkan persepsi keliru seolah-olah permasalahan tersebut masih berlangsung.
Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk transparansi sekaligus upaya menjaga akurasi informasi di tengah maraknya penyebaran konten di media sosial. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperbaiki mekanisme pengawasan dan distribusi agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!