Rakyat Iran Bakar patung baal, sebagai simbol menetang terhadap elit global yg memujanya

Asia
Redaksi Federasi Note
Redaksi Federasi Note
1 bulan yang lalu 12:05 WIB 21x dilihat

pembakaran patung “Baal” di Iran baru-baru ini memang benar terjadi, tetapi konteksnya bukan hanya sekadar rakyat biasa secara spontan melawan “elit global” seperti yang sering beredar di media sosial. Ini adalah bagian dari rangkaian acara besar yang diselenggarakan oleh pihak pemerintah Iran pada 11–12 Februari 2026, saat memperingati ulang tahun Revolusi Islam Iran ke-47. 

 Apa yang Terjadi?

Dalam rally resmi yang diselenggarakan negara di berbagai kota besar termasuk Teheran dan Isfahan, para peserta membakar sebuah patung besar yang diberi label “Baal” — dengan kepala seperti banteng dan kadang diberi simbol tertentu seperti Bintang Daud. 

Orang-orang yang mengikuti rally ini juga meneriakkan slogan seperti “Death to Israel” dan “Death to America”, yang sudah lama menjadi bagian dari retorika politik Iran terhadap musuh luar negeri yang mereka sebut “Zionis” dan “kekuatan imperialis Barat”. 

 Apa Maksud Simbol “Baal”?

Baal adalah nama dewa kuno dari tradisi Timur Dekat kuno yang disebutkan dalam teks-teks agama lama, dan dalam konteks modern sering dianggap sebagai simbol penyembahan berhala atau penyimpangan spiritual dalam literatur religius. 

Dalam peristiwa di Iran, patung itu bukan artefak asli dari keyakinan tradisional, tetapi dibuat untuk dijadikan simbol politik dan propaganda: pihak penyelenggara mengaitkannya secara simbolis dengan apa yang mereka sebut — dalam bahasa mereka — kekuatan jahat Barat (termasuk Israel dan Amerika Serikat). 

Beberapa versi citra yang beredar menampilkan patung itu dihiasi dengan simbol modern, seperti Bintang Daud, bendera Israel dan bendera AS, atau gambar tokoh Barat, yang dimaksudkan untuk menyampaikan kritik politik. 

 Narasi Teori Konspirasi

Di internet juga beredar versi narasi yang mengaitkan aksi ini dengan teori-teori konspirasi tentang tokoh-tokoh seperti Jeffrey Epstein atau “elit global” yang memuja Baal. Namun, klaim tersebut tidak didukung oleh bukti independen atau laporan media utama; yang dilaporkan resmi adalah bahwa ini simbol politik yang dibentuk oleh penyelenggara acara Iran untuk menyampaikan pesan anti-Israel dan anti-AS. 

patung “Baal” dibakar di Iran. Ini bagian dari acara peringatan Revolusi Islam yang diselenggarakan oleh pemerintah, bukan aksi spontan seluruh rakyat menentang elit global secara umum.

Simbol itu digunakan untuk menyatakan oposisi terhadap kekuatan luar negeri yang menjadi musuh politik Iran, khususnya Israel dan Amerika Serikat. 

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright © 2025 FEDERASI NOTE — All rights reserved