peringatan nuzul quran di istana negara berlangsung hikmat, dihadiri jajaran kabinet merah putih, Anggota DPR RI, Alim Ulama & unsur lainnya

NASIONAL
Redaksi Federasi Note
Redaksi Federasi Note
2 minggu yang lalu 21:32 WIB 55x dilihat
Peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Istana Negara berlangsung khidmat pada Selasa malam. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Kabinet Merah Putih, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), para ulama, akademisi, serta tokoh masyarakat. Hadir pula cendekiawan muslim terkemuka Indonesia, M. Quraish Shihab yang memberikan tausiah dalam peringatan tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di ruang utama istana. Suasana tampak penuh kekhusyukan ketika para tamu undangan mengikuti lantunan ayat suci serta rangkaian doa bersama yang dipimpin oleh para ulama.
Dalam sambutannya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa momentum Nuzulul Quran merupakan pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara. Presiden menyampaikan bahwa Al-Qur’an mengajarkan prinsip keadilan, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama yang harus tercermin dalam kebijakan dan kepemimpinan nasional.

“Al-Qur’an mengajarkan kita untuk menegakkan keadilan, menjaga persatuan, serta mengutamakan kemaslahatan bersama. Nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan dalam membangun Indonesia yang kuat, berdaulat, dan bermartabat,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya di hadapan para undangan.
Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan utama bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikan, Quraish Shihab mengingatkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai moral, spiritual, dan sosial dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab.

Acara peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa Indonesia. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang dihadiri para pejabat negara, ulama, serta tokoh masyarakat tersebut.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright © 2025 FEDERASI NOTE — All rights reserved