Mengajari Dunia Ham & Mengaku Hanya Mengebom Target Militer, Amerika & Israel Faktanya Telah Mengebom Fasilitas Sipil, Setelah Sebelumnya Sekolah, saat ini Rumah Sakit Juga Di Bom

Global
Redaksi Federasi Note
Redaksi Federasi Note
2 minggu yang lalu 06:18 WIB 45x dilihat
Eskalasi di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara yang dilakukan oleh militer Israel & Amerika menghantam beberapa lokasi di ibu kota Iran, Tehran, pada awal pekan ini. Ledakan keras dilaporkan terdengar di beberapa distrik kota pada malam hari, memicu kepanikan warga dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk fasilitas medis.

Salah satu lokasi yang terdampak adalah Gandhi Hospital, sebuah rumah sakit swasta yang berada di kawasan pusat kota. Menurut laporan media lokal Iran dan saksi mata di sekitar lokasi, bagian dari bangunan rumah sakit mengalami kerusakan akibat ledakan yang terjadi tidak jauh dari kompleks tersebut. Petugas medis segera mengevakuasi pasien, termasuk bayi yang berada di unit perawatan intensif neonatal, ke rumah sakit lain untuk menghindari risiko lanjutan.

Kementerian Kesehatan Iran menyatakan bahwa sejumlah pasien dan tenaga medis mengalami luka-luka ringan akibat pecahan kaca dan kepanikan saat proses evakuasi. Tim penyelamat dan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta memeriksa kemungkinan kerusakan struktural pada bangunan rumah sakit.

Pemerintah Iran mengecam keras serangan tersebut dan menuduh Israel menargetkan infrastruktur sipil. Dalam pernyataan resminya, pejabat Iran mengatakan bahwa fasilitas kesehatan seharusnya dilindungi oleh hukum humaniter internasional. Sementara itu, pihak militer Israel belum memberikan konfirmasi rinci terkait serangan di area rumah sakit, namun menyatakan bahwa operasi militernya ditujukan untuk menargetkan fasilitas yang dianggap berkaitan dengan aktivitas militer Iran.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya konfrontasi langsung antara Iran dan Israel, yang dalam beberapa minggu terakhir saling melancarkan serangan terhadap target strategis masing-masing. Pengamat internasional memperingatkan bahwa eskalasi konflik ini berpotensi memperluas perang di kawasan Timur Tengah dan memperburuk situasi kemanusiaan bagi warga sipil.

Di Tehran, aktivitas warga pada malam hari sempat terhenti setelah sirene darurat berbunyi dan asap terlihat membumbung dari beberapa titik kota. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan jumlah korban serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan tersebut.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright © 2025 FEDERASI NOTE — All rights reserved