jurubicara kementerian pertahanan china kolonel wu qian mengatakan Amerika adalah sumber kekacauan tatanan dunia, setelah serangan yg dilakukan oleh mereka ke iran

Global
Redaksi Federasi Note
Redaksi Federasi Note
3 minggu yang lalu 12:14 WIB 49x dilihat
Ketegangan geopolitik internasional kembali meningkat setelah pernyataan keras dari juru bicara Wu Qian, yang menjabat sebagai kolonel dan juru bicara Kementerian Pertahanan China. Dalam konferensi pers resmi, Wu Qian menyatakan bahwa Amerika Serikat telah menjadi “sumber kekacauan dalam tatanan dunia”, terutama setelah serangan militer yang dilakukan terhadap Iran.

Menurut Wu Qian, pernyataan tersebut bukan sekadar kritik terhadap satu operasi militer saja, melainkan merujuk pada pola kebijakan luar negeri Amerika Serikat selama beberapa dekade terakhir. Ia menilai bahwa Washington terlalu sering menggunakan kekuatan militer sebagai instrumen utama dalam menyelesaikan konflik internasional, mulai dari intervensi di Timur Tengah hingga operasi militer di berbagai kawasan lain.

Wu Qian menegaskan bahwa tindakan militer sepihak yang dilakukan tanpa konsensus luas dari komunitas internasional berpotensi merusak stabilitas global. Dalam konteks serangan terhadap Iran, ia mengatakan bahwa langkah tersebut berisiko memperluas konflik di kawasan Timur Tengah yang selama ini sudah berada dalam kondisi sensitif.

Menurutnya, serangan semacam itu dapat memicu reaksi balasan dari negara yang diserang maupun dari sekutu-sekutunya, yang pada akhirnya dapat memperbesar kemungkinan konflik regional bahkan global.

Lebih jauh, Wu Qian juga menyinggung bahwa penggunaan kekuatan militer oleh Amerika Serikat sering kali dilakukan dengan alasan keamanan atau stabilitas internasional. Namun menurut perspektif Beijing, pendekatan tersebut justru sering menimbulkan ketidakpastian baru, memperparah konflik yang ada, serta memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah yang terdampak.
Dalam pernyataannya, Wu Qian menekankan bahwa China memandang penyelesaian konflik internasional seharusnya dilakukan melalui dialog, diplomasi, serta mekanisme hukum internasional, bukan melalui aksi militer sepihak. Ia juga mengingatkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah dapat berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk jalur perdagangan internasional dan pasokan energi dunia.

Pemerintah China, lanjut Wu Qian, menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dan segera menempuh jalur diplomasi guna menurunkan ketegangan. Beijing menilai bahwa jika konflik terus meningkat, maka bukan hanya kawasan Timur Tengah yang terdampak, tetapi juga stabilitas keamanan global secara keseluruhan.

Pernyataan Wu Qian ini dipandang oleh para analis sebagai sinyal kuat posisi geopolitik China yang semakin vokal dalam mengkritik kebijakan militer Amerika Serikat di panggung internasional, terutama dalam konflik yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan global.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright © 2025 FEDERASI NOTE — All rights reserved